top of page

Transformasi Peran CFO: Memanfaatkan ERP untuk Pengambilan Keputusan Strategis di Industri Manufaktur

  • 2 hari yang lalu
  • 3 menit membaca

Peran Chief Financial Officer (CFO) di industri manufaktur telah mengalami perubahan besar. CFO tidak lagi hanya berfokus pada akuntansi dan pelaporan keuangan, tetapi kini berperan penting dalam membentuk arah dan strategi bisnis perusahaan. Perubahan ini didorong oleh kebutuhan akan insight keuangan yang lebih cepat, akurat, dan terhubung langsung dengan aktivitas operasional.


Sistem Enterprise Resource Planning (ERP), khususnya solusi seperti Microsoft Dynamics 365 Finance yang diimplementasikan oleh mitra seperti WCS Abysena, menjadi alat krusial bagi CFO untuk mengambil keputusan strategis yang mendorong pertumbuhan dan efisiensi bisnis.


ERP for Manufacturing


Peran CFO di Manufaktur yang Terus Berkembang

CFO di perusahaan manufaktur saat ini tidak lagi sekadar “pengolah angka”. Tanggung jawab mereka kini mencakup perumusan strategi bisnis, manajemen risiko, hingga peningkatan efisiensi operasional. Untuk menjalankan peran ini, CFO membutuhkan akses ke data yang akurat dan real-time, bukan hanya laporan keuangan tradisional.


Sebagai contoh, seorang CFO di perusahaan manufaktur skala menengah menceritakan bagaimana perannya berkembang dari sekadar meninjau laporan bulanan menjadi terlibat langsung setiap hari dalam perencanaan produksi dan pengambilan keputusan rantai pasok. Perubahan ini dimungkinkan karena sistem ERP memberikan visibilitas real-time terhadap biaya, persediaan, dan arus kas.


Mengapa Pelaporan Tradisional Sudah Tidak Cukup

Pelaporan keuangan tradisional umumnya bergantung pada data historis yang baru tersedia setelah periode tertentu berakhir. Keterlambatan ini dapat menyebabkan hilangnya peluang atau lambatnya respons terhadap perubahan pasar. Di lingkungan manufaktur yang kompleks, banyak faktor yang memengaruhi profitabilitas, seperti harga bahan baku, downtime mesin, dan efisiensi tenaga kerja.


Tanpa data real-time, CFO akan kesulitan untuk:

  • Mengidentifikasi pembengkakan biaya secara cepat

  • Menyesuaikan anggaran sesuai kondisi produksi terkini

  • Memproyeksikan arus kas dengan lebih presisi

  • Menyelaraskan target keuangan dengan kinerja operasional


Tantangan-tantangan ini menunjukkan pentingnya sistem yang mampu mengintegrasikan fungsi keuangan dengan operasional manufaktur.




Bagaimana ERP Mendukung Insight Keuangan Secara Real-Time


Sistem ERP modern seperti Dynamics 365 Finance memberikan akses data keuangan yang selalu diperbarui dan terhubung langsung dengan proses manufaktur. Dengan integrasi ini, CFO dapat memperoleh:

  • Akses instan ke data biaya: Memantau biaya bahan baku, tenaga kerja, dan overhead secara real-time

  • Pemantauan arus kas: Melihat dampak jadwal produksi terhadap modal kerja setiap hari

  • Penyesuaian anggaran yang lebih akurat: Memperbarui forecast berdasarkan perubahan operasional aktual

  • Dashboard kinerja: Menampilkan indikator keuangan dan operasional utama dalam satu tampilan terpadu


Sebagai contoh, sebuah perusahaan manufaktur yang mengimplementasikan Dynamics 365 Finance bersama WCS Abysena berhasil menurunkan selisih anggaran (budget variance) hingga 20% dalam waktu enam bulan. CFO perusahaan tersebut menilai pencapaian ini terjadi berkat insight real-time yang memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat.


ERP for Manufacturing


Menghubungkan Keuangan dan Operasional

Salah satu keunggulan utama ERP adalah kemampuannya menghubungkan fungsi keuangan dengan operasional. Dengan koneksi ini, CFO dapat memahami bagaimana keputusan di lantai produksi berdampak langsung pada kinerja keuangan, dan sebaliknya.


Sebagai contoh, ketika terjadi downtime tak terduga pada lini produksi, sistem ERP langsung menampilkan dampaknya terhadap biaya dan jadwal pengiriman. CFO dapat segera berkolaborasi dengan tim operasional untuk menyesuaikan anggaran atau memprioritaskan pesanan guna meminimalkan dampak finansial.


Integrasi ini juga mendukung pengelolaan persediaan yang lebih baik. CFO dapat memantau level inventory bersamaan dengan komitmen keuangan, sehingga stok berlebih dapat dikurangi dan arus kas menjadi lebih sehat.



ERP sebagai Sistem Pendukung Keputusan, Bukan Sekadar Akuntansi


ERP sering kali dipersepsikan hanya sebagai alat akuntansi, padahal nilai utamanya jauh lebih besar. ERP berfungsi sebagai decision-support system yang memberikan insight yang dapat langsung ditindaklanjuti.


Dengan mengintegrasikan data keuangan dan operasional, ERP membantu CFO untuk:

  • Mengevaluasi dampak finansial dari perubahan operasional

  • Merencanakan investasi aset berdasarkan analisis biaya real-time

  • Mengelola risiko melalui simulasi berbagai skenario keuangan

  • Berkolaborasi lintas departemen menggunakan data dan laporan yang sama


Sebagai contoh, seorang CFO menggunakan Dynamics 365 Finance untuk mensimulasikan dampak finansial dari pergantian pemasok. Hasil simulasi menunjukkan potensi penghematan sekaligus risikonya, sehingga keputusan dapat diambil dengan lebih matang dan berdampak positif pada margin keuntungan.



ERP for Manufacturing


Final Thoughts

Untuk tetap kompetitif, CFO di industri manufaktur perlu melampaui pelaporan keuangan tradisional. Sistem ERP seperti Dynamics 365 Finance, dengan dukungan implementor berpengalaman seperti WCS Abysena, menyediakan insight keuangan real-time yang menghubungkan fungsi keuangan dan operasional secara menyeluruh.


Dengan pendekatan ini, ERP tidak lagi sekadar alat akuntansi, melainkan menjadi fondasi penting dalam pengambilan keputusan strategis dan pertumbuhan bisnis jangka panjang.


bottom of page